MIN 2 Kulon Progo Gelar Pengumuman Hasil PPDB Dan Temu Wali Calon Siswa

Kulon Progo (MIN2KP) – Bertempat di dalam ruang kelas, Kepala madrasah umumkan hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020/2021 MIN 2 Kulon Progo, Senin (29/06/2020) di madrasah setempat. Selain pengumuman yang di tempel pada papan pengumuman, madrasah mengundang wali calon siswa untuk mengadakan pertemuan. Hal ini bertujuan untuk saling sharing tentang rencana kegiatan pembelajaran yang akan dimulai pada Juli mendatang. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi prosedur protokol kesehatan yakni dengan mengecek suhu tubuh menggunakan thermometer gun, menyediakan tempat cuci tangan, tempat duduk berjarak, serta mewajibkan memakai masker bagi yang datang.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Etik Fadhilah Ihsanti, S.Pd.I., M.Pd yang sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan mengucapkan terimakasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan PPDB, juga kepada wali calon siswa yang memercayakan pendidikan putra-putrinya di MIN 2 Kulon Progo. Etik juga menyampaikan beberapa rencana program unggulan yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2020/2021 yakni Tahfidz dan Batik. “Selain program pembelajaran reguler, di madrasah kita ada 2 tambahan program unggulan yakni tahfidz dan batik. Program tahfidz bertujuan agar siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik sesuai kaidah ilmu tajwid, menghafal, mencintai dan membiasakan membaca Al-Qur’an di dalam kehidupannya. Sedangkan program unggulan batik mempunyai tujuan memberikan keterampilan pada siswa serta menanamkan rasa cinta budaya,” ungkapnya.

Semua guru dan karyawan merasa bersyukur dengan hasil PPDB yang mencapai 34 siswa. Sudarman, S.Pd.I, salah satu panitia menyampaikan bahwa dari 34 pendaftar tersebut 13 calon siswa berasal dari RA Masyithah Ngestiharjo, dan 21 yang lain berasal dari TK/ RA di luar Ngestiharjo. “Kuota maksimal yang dibuka sebenarnya adalah 2 rombel dengan kapasitas masing-masing kelas adalah 28 atau jumlah total 56 siswa. Namun demikian kami cukup bersyukur dengan jumlah siswa yang kami peroleh. Dari jumlah total pendaftar semuanya diterima karena memenuhi syarat telah berumur 6 sampai dengan 7 tahun,“ tutur Darman.

Secara teknis, sebelum PPDB secara resmi dibuka, madrasah telah melaksanakan tahap penjaringan minat calon peserta didik baru yang dibuka sejak bulan April 2020 secara online dengan menggunakan Form Inden Pendaftaran melalui Whatsapp dan Google Form. Sedangkan tahap pendaftaran reguler dilaksanakan secara offline dengan mengisi formulir pendaftaran pada Kamis-Jumat (25-26/6/2020) di madrasah setempat.

Untuk pembelajaran tahun 2020/2021 mendatang, karena keadaan yang belum stabil terkait pandemi, madrasah berencana melaksanakan pembelajaran secara online dan offline secara bergantian menggunakan sistem shift. Teknisnya adalah membagi kelas dalam dua kelompok pembelajaran secara bergantian di tiap jenjangnya. “Kami merencanakan pembelajaran dengan membagi dua shift tiap kelas dengan hari yang bergantian pada tiap jenjangnya, misalnya kelas 1, 3 dan 5 dalam satu hari sedangkan kelas 2, 4 dan 6 pada hari berikutnya, dengan syarat kondisi siswa maupun guru dalam keadaan benar-benar sehat. Itupun jika bapak/ibu wali siswa menyetujui, serta menunggu edaran resmi dari pihak-pihak terkait,” pungkas Etik. (fas/abi)

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

Tinggalkan Balasan